Pada menu submenu Produk, Anda bisa menambahkan produk baru secara manual. Untuk menambahkan produk baru, ikuti langkah-langkah berikut.
Masuk ke menu Inventaris.
Lalu klik submenu “Produk”.
Klik tombol “+ Produk baru” yang berada di pojok kanan atas.
-
Pilih tipe produk Tunggal atau Bundle.
- Produk Single: Produk yang dijual secara terpisah atau sebagai produk yang berdiri sendiri.
- Produk Bundle: Produk yang dijual secara keseluruhan, dikemas, dan/ atau merupakan gabungan. Jika produk yang ingin Anda buat memiliki variasi, maka centang Produk ini memiliki varian.
-
Selanjutnya terdapat beberapa informasi yang perlu Anda isi.
Keterangan:No Kolom Penjelasan 1 Foto produk Unggah gambar produk ke dalam sistem (jika ada), sehingga mempermudah Anda untuk mengidentifikasi produk tersebut (terutama jika Anda memiliki bisnis online). File dapat berupa format .PNG dan .JPEG. 2 Nama produk Masukkan nama produk yang akan disimpan (maksimal 255 karakter).
Nama produk yang sama (duplikat) akan ditolak oleh sistem.
3 SKU Masukkan kode produk.
Kode produk yang sama (duplikat) akan ditolak oleh sistem.
4 Barcode Tambahkan kode barcode produk di kolom ini. Anda dapat klik ikon “Setting” untuk mengatur kode barcode.
Anda dapat memilih:
- EAN-13: Untuk barcode dengan panjang 13 digit.
- UPC-A: Untuk barcode dengan panjang 12 digit.
- EAN-8: Untuk barcode dengan panjang 8 digit.
Masukkan angka pada kolom Start Number.
- Jika Anda memilih Custom, Anda dapat menentukan awalan, pembatas dan total digit dari barcode yang diinginkan.
4 Kategori Pilih atau ketikkan kategori produk untuk mengelompokkan produk per kategori. Contoh kategori: aksesoris. 5 Satuan dasar Pilih atau ketikkan satuan yang akan digunakan untuk mendeskripsikan jumlah produk. Contoh satuan: buah/pcs. 6 Deskripsi Masukkan penjelasan dari produk tersebut (opsional). Anda dapat mentang Saya melacak stok produk ini untuk melacak stok produk lalu masukkan batas stok minimal dari produk tersebut agar ada pemberitahuan oleh sistem jika stok produk tersebut hampir habis. Pengisian field ini berfungsi untuk menentukan muncul tidaknya pemberitahuan (notification) untuk jumlah stok yang akan habis.
-
Selanjutnya Anda dapat memilih ingin melacak stok berdasarkan Kuantitas (jika hanya ingin melacak jumlah produk), Batch (jika ingin melacak produk berdasarkan batch) atau Nomor seri (jika ingin melacak berdasarkan nomor seri produk).
- Pelacakan stok hanya muncul jika Anda mencentang Saya melacak stok produk ini.
- Produk dengan pelacakan persediaan Batch maupun Nomor seri, dapat ditempatkan di gudang utama maupun gudang multilevel.
- Khusus untuk batch, setelah produk selesai dibuat maka Anda tidak dapat mengubah pelacakan persediaannya.
- Dalam satu produk, Anda hanya bisa menggunakan satu pelacakan saja. Pilih Akun inventori default yang menampung nilai persediaannya.
Centang Saya membeli produk ini jika produk tersebut terdaftar sebagai produk yang dibeli. Isikan harga beli dan pilih akun pembelian yang menampung nilai belinya. Anda juga dapat memilih pajak pembelian utama (default) yang akan dikenakan pada produk tersebut.
Selanjutnya, Anda isikan:
- Harga beli default: Isikan harga beli rekomendasi (jika ada). Harga ini tidak bersifat mutlak atau masih dapat diubah pada saat membuat pembelian.
- Akun pembelian default: Akun untuk mencatat biaya pembelian produk (tipe akun biasanya adalah Harga Pokok Penjualan).
- Pajak pembelian default: Tentukan pajak utama (default) ketika dilakukan pembelian untuk produk ini.Centang Saya Jual Produk Ini jika produk tersebut terdaftar sebagai produk yang dijual. Isikan harga jual dan pilih akun penjualan yang menampung nilai jualnya. Anda juga dapat memilih pajak penjualan utama (default) yang akan dikenakan pada produk tersebut.
-
Selanjutnya, Anda akan mengisi:
- Harga jual default: Isikan harga jual rekomendasi (jika ada). Harga ini tidak bersifat mutlak atau masih dapat diubah pada saat membuat penjualan.
- Akun penjualan default: Akun untuk mencatat pendapatan penjualan produk (tipe akun biasanya adalah Pendapatan).
- Pajak penjualan default: Tentukan pajak utama (default) ketika dilakukan penjualan untuk produk ini.
- Akun diskon default: Tentukan akun diskon untuk produk terkait, sehingga ketika sistem membaca bahwa produk mendapatkan diskon penjualan, maka diskon penjualan dari produk tersebut akan dipetakan pada akun yang telah Anda pilih pada kolom Akun diskon. Pastikan Anda telah mengaktifkan akun diskon melalui halaman Setting Penjualan.Contohnya
Diketahui:
- Produk A - Memiliki mapping akun khusus untuk diskon, misal Diskon Produk A
- Produk B - Tetap mengikuti akun dari halaman ‘Pemetaan akun’ untuk diskon, misal Diskon penjualan
Jawab: Ketika produk A dan produk B dijual dan kedua produk tersebut dikenakan diskon, maka:
- Diskon produk A, akan masuk ke akun Diskon Produk A.
- Diskon untuk produk B, akan masuk ke akun Diskon penjualan.
Ketika produk A dan produk B dijual dan kedua produk tersebut dikenakan diskon, maka:
- Diskon produk A, akan masuk ke akun Diskon Produk A
.- Diskon untuk produk B, akan masuk ke akun Diskon penjualan.
Contoh jurnal umum yang terbentuk, akan sebagai berikut:
Penjurnalan tanpa akun diskon
db. Akun piutang 70.000
db. Diskon penjualan 30.000
cr. Pendapatan Produk A 45.000
cr. Pendapatan Produk B 55.000
Penjurnalan dengan akun diskon
db. Akun piutang 70.000
db. Diskon Produk A 20.000
db. Diskon Penjualan 10.000
cr. Pendapatan Produk A 45.000
cr. Pendapatan Produk B 55.000
Pemetaan akun diskon untuk Produk tidak dapat dilakukan melalui impor atau API.
Anda hanya dapat memilih 3 (tiga) kategori akun di bawah ini untuk digunakan sebagai akun diskon:
1. Pendapatan (Income)
2. Harga Pokok Penjualan (Cost of Sales)
3. Kewajiban Lancar Lainnya (Other Current Liability) Klik “Simpan” untuk menyimpan produk yang Anda buat.
Demikian penjelasan mengenai cara membuat produk. Selanjutnya, pelajari cara mengubah produk, di sini.