Bagaimana Cara Mengimpor Produk Baru

Article author
Learning Center Mekari
  • Diperbarui

Selain menambahkan produk baru secara manual, Anda juga bisa menambahkan produk baru secara massal dengan cara impor. Langkah-langkahnya sebagai berikut.

Penting
Kolom yang bertanda (*) wajib diisi. Jika satu kolom yang bertanda (#) diisi, maka kolom lain yang bertanda (#) juga harus diisi. Jika Anda tidak ingin mengisinya, kolom tersebut dapat dikosongkan.

Berikut langkah-langkah untuk mengimpor data produk jika menggunakan template Mekari ERP:

  1. Masuk ke menu Produk.

  2. Lalu klik submenu Produk.

  3. Lalu klik tombol "Impor”.

  4. Lalu pilih Tambah produk baru dan tipe Produk Satuan.

  5. Klik “Download file template” untuk mengunduh template dari Mekari ERP.

  6. Buka template yang telah diunduh dan isi template tersebut. Dan pastikan kolom bertanda bintang wajib diisi.

    Penjelasan detail:

    No Kolom Penjelasan
    1 *Name Masukkan nama produk di bawah ini. Maksimal 255 karakter, harus unik/tidak boleh duplikat.
    2 Description Masukkan deskripsi produk jika diperlukan. Maksimal 6.000 karakter.
    3 Product Code Masukkan kode produk/SKU jika diperlukan, harus unik/tidak boleh duplikat.
    4 *Unit Masukkan satuan produk. Contoh: pcs, kg, liter.
    5 Sell Price Isikan harga jual rekomendasi. Harga jual ini tidak mempengaruhi nilai inventory dan hanya untuk rekomendasi saat pembuatan invoice, atau untuk  menampilkan daftar harga saja. Isikan angkanya saja. Contoh: 2000000.
    6 Default Sell Account Code Isikan dengan kode akun yang mencatat penjualan produk. Contoh: '4-40000. Ini adalah kode akun Pendapatan.
    7 DefaultSellTaxName Isikan nama pajak utama (default) yang akan digunakan untuk masing-masing produk. Efek dari pengisian ini adalah ketika membuat transaksi penjualan, maka pada saat pemilihan produk akan langsung dikenakan pajak yang dipilih.
    8 Buy Price Isikan harga pembelian produk Anda dengan memasukkan angka saja. Contoh : 1100000. Harga beli di sini hanya sebagai rekomendasi saja dan tidak akan berdampak pada laporan keuangan Anda.
    9 Default Buy Account Code Isikan dengan kode akun yang mencatat pembelian produk. Contoh: '5-50000. Ini adalah kode akun Harga Pokok Penjualan.
    10 DefaultBuyTaxName Isikan nama pajak utama (default) yang akan digunakan untuk masing-masing produk. Efek dari pengisian ini adalah ketika membuat transaksi pembelian, maka pada saat pemilihan produk akan langsung dikenakan pajak yang dipilih.
    11 #Opening Balance Quantity Isikan jumlah atau kuantitas produk yang ada di tangan Anda dari pembelian sebelumnya. Kedepannya, Anda tidak perlu memasukkan transaksi pembelian lalu. Jika Anda memasukkan produk melalui transaksi pembelian, maka Anda tidak perlu memasukkannya ke kuantitas awal. Anda bisa mengisi kuantitas dengan 0 jika tidak ada stok barang dan hal ini akan memonitor stok barang. Jika kolom ini sudah terisi, maka kolom Opening Balance Average Price (Penjelasan pada nomor 10) dan Opening Balance Date (Penjelasan pada nomor 11) juga harus diisi.
    12 #Opening Balance Average Price Isikan harga beli rata-rata kuantitas awal produk. Sebagai contoh, Anda telah mengisikan jumlah kuantitas awal produk sebanyak 10 unit ‘Meja Rias”. Bila sebelumnya Anda membeli 3 unit ‘Meja Rias’ seharga Rp 900.000/unit dan membeli 7 unit ‘Meja Rias’ seharga Rp 1.100.000/unit, maka harga rata-ratanya adalah ((3xRp 900.000) + (7xRp 1.100.000))/10= Rp 970.000. Jadi Anda dapat mengisinya pada kolom excel Anda dengan mengetikkan 970000.
    13 #Opening Balance Date Isikan tanggal berlakunya anda memiliki kuantitas produk yang dimasukkan di kolom opening balance quantity. Ubah format cell Anda menjadi format tanggal English-Canada (dd/mm/yyyy). Ada beberapa cara mengubah format cellnya menjadi English-Canada, yaitu.
    Cara 1: Pada file Excel Anda, klik kanan pada cellnya dan klik ‘Format Cell’;
    Cara 2: Tekan CTRL+1 pada keyboard Anda (untuk windows) atau CMD+1 (untuk apple) untuk masuk ke halaman format cell. Pilih Date dan ubah format tanggalnya ke English-Canada;
    Cara 3: Pada bagian atas halaman Excel Anda, klik ‘Format Cell’. Kemudian ikuti langkah-langkah seperti pada cara 2.
    Untuk memudahkan pengisian dan menghindari ubahan isi secara otomatis karena format default, gunakan tanda petik satu (‘) sebelum memasukkan tanggal. Contoh: ‘29/01/2016.
    14 #Default Inventory Account Code Isikan dengan kode akun yang mencatat nilai persediaan barang. Contoh: '1-10200.
    15 Buffer Quantity Isikan angka batas minimum stok produk. Pengisian ini akan berdampak terhadap munculnya notifikasi di kanan atas halaman Mekari ERP, jika jumlah stok di bawah batas minimum. 
    16 Product Categories Masukkan kategori produk Anda (jika ada). Contoh: Peralatan.
    Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.
  7. Setelah selesai mengisi, simpan template dan upload template tersebut dengan klik "Browse".

  8. Lalu klik tombol “Impor” untuk mulai mengimpor produk.

  9. Maka proses impor sedang berlangsung.

  10. Untuk melihat status impor, maka Anda bisa masuk ke halaman Daftar Impor pada menu Daftar Lainnya.
    mceclip6.png

  11. Selain itu, Anda juga akan mendapat email notifikasi yang berisi informasi impor Anda. Apabila terdapat data yang tidak berhasil diimpor, Anda juga dapat melihat rinciannya pada email.

  12. Untuk melihat daftar produk yang sudah terimpor, Anda juga dapat masuk kembali ke Menu Produk.

Demikian penjelasan mengenai cara impor produk baru. Untuk mengetahui cara mengimpor produk bundle, Anda bisa melihat penjelasan detailnya di sini.