Bagaimana Cara Melakukan Penyimpanan Barang Masuk di WMS

Article author
Learning Center Mekari
  • Diperbarui

Setelah barang masuk dan diterima di gudang, langkah selanjutnya adalah melakukan penyimpanan barang pada lokasi penyimpanan yang sesuai melalui menu Barang Masuk. Penyimpanan dilakukan untuk mencatat lokasi barang dan memperbarui stok di gudang. Berikut langkah-langkahnya. 

  1. Masuk ke menu Penerimaan barang.

  2. Pada tab Tugas penerimaan, klik “Nomor tugas penerimaan”.

  3. Lalu klik tombol “Buat penyimpanan”.

  4. Pilih pengguna yang akan bertugas menerima barang di gudang lalu klik “Simpan”.

    Anda juga dapat melihat barang lainnya dari gudang yang sama yang menunggu untuk disimpan. Anda dapat mencentangnya untuk menyimpan barang tersebut di gudang.

  5. Selanjutnya, Anda akan masuk ke halaman berikut. Cek kembali produk yang diterima apakah sudah sesuai. Jika sudah klik “Mulai penyimpanan”.

  6. Lalu di sini, Anda dapat memindai barcode lokasi penyimpanan di gudang dan kemudian Anda dapat memindai barcode dari masing-masing produk untuk mencatat penyimpanan barang pada lokasi tersebut.

  7. Akan muncul pop-up berikut, tentukan lokasi penyimpanan barang tersebut dan jumlah barang yang disimpan. Kemudian, klik “Simpan”.

    Untuk barang dengan batch atau serial number, silahkan pindai barcode batch atau serial number untuk menandakan Anda menyimpan batch atau serial number tersebut pada lokasi tersebut.

  8. Jika penyimpanan barang sudah sesuai, klik “Selesaikan penyimpanan”.

  9. Maka proses penyimpanan sudah selesai. Anda dapat mencetak slip penyimpanan dengan klik “Cetak slip penyimpanan”.

  10. Setelah barang tersimpan di lokasi, maka stok atas barang tersebut akan bertambah pada stok on hand dan stok available sehingga Anda bisa mulai mengambil stok tersebut untuk Barang Keluar.

Demikian penjelasan mengenai cara melakukan penyimpanan barang masuk di WMS. Selanjutnya, pelajari cara membatalkan penerimaan barang masuk di sini.