Bagaimana Cara Mengimpor Penagihan Penjualan

Article author
Learning Center Mekari

Untuk mengimpor data penjualan, Anda dapat menggunakan dua cara, yaitu menggunakan template jurnal atau menggunakan template sendiri. Selain itu, data penjualan yang dapat diimpor mencakup, faktur penjualan, pemesanan penjualan, dan penawaran penjualan.

1. Menggunakan Template Jurnal

Cara untuk mengimpor data penjualan adalah.

Penting
Kolom yang bertanda (*) wajib diisi. Jika satu kolom yang bertanda (#) diisi, maka kolom lain yang bertanda (#) juga harus diisi. Jika Anda tidak ingin mengisikannya, kolom tersebut dapat dikosongkan.

  1. Masuk ke menu Penjualan.

  2. Lalu klik submenu “Faktur penjualan”.

  3. Klik tombol "Impor", lalu pilih Import from spreadsheet.

  4. Pilih Faktur Penjualan dan klik tombol "Download file template".

  5. Isi template yang sudah di download.

  6. Untuk cara pengisiannya, kolom bertanda "bintang (*)" wajib diisi, yaitu Customer (nama pelanggan), Invoice Date (tanggal faktur), Due Date (tanggal jatuh tempo), Invoice Number (nomor faktur), Product Name (nama produk), Quantity (kuantitas), Unit Price (harga satuan). 
    Multiple_witholding.png
    Keterangan:

    Kolom

    Keterangan

    *Customer

    Isikan nama Customer Anda (wajib diisi).

    Email

    Isikan email pelanggan (jika ada).

    Billing Address

    Isikan alamat penagihan untuk pelanggan (jika ada).

    Shipping Address

    Isikan alamat pengiriman (jika ada).

    *Invoice Date, *Due Date, Shipping Date

    Ubah format cell Anda menjadi format tanggal English-Canada (dd/mm/yyyy). Ada beberapa cara mengubah format cellnya menjadi English-Canada, yaitu:

    Cara 1: Pada file Excel Anda, klik kanan pada cellnya dan klik ‘Format Cell’.

    Cara 2: Tekan CTRL+1 pada keyboard Anda (untuk windows) atau CMD+1 (untuk apple) untuk masuk ke halaman format cell. Pilih Date dan ubah format tanggalnya ke English-Canada.

    Cara 3: Pada bagian atas halaman Excel Anda, klik ‘Format Cell’. Kemudian ikuti langkah-langkah seperti pada cara 2.

    Untuk memudahkan pengisian dan menghindari ubahan isi secara otomatis karena format default, gunakan tanda petik satu (‘) sebelum memasukkan tanggal. Contoh: ‘29/01/2016.

    Ship Via

    Isikan jasa pengiriman yang akan digunakan jika barang tersebut akan dikirim (opsional);

    Tracking No

    Isikan nomor resi pengiriman untuk melacak status pengiriman Anda. Berikan petik satu (‘) di depan nomor, contoh: ‘00128222333 (opsional).

    Customer Ref No

    Isikan nomor referensi pelanggan bila diperlukan. Berikan petik satu (‘) di depan nomor. Contoh: ‘9001.

    Invoice Number

    jika anda ingin mengisi 1 faktur(invoice) dengan beberapa baris produk, isikan nomor faktur (invoice) dan tanggal yang sama pada beberapa baris produk. Maka secara langsung akan jadi 1 faktur(invoice) saja. Contoh:

    Nama Produk

    Tanggal Invoice

    Nomor Invoice

    Produk A '20/01/2016 '140001 Produk B '20/01/2016 '140001

    Jika Anda mengisikan tanggal invoice dan nomor invoice yang sama pada beberapa baris produk seperti di atas, maka Produk A dan Produk B akan tergabung dalam 1 nomor invoice 140001.

    Message

    Isikan pesan untuk ditampilkan pada faktur Anda.

    Memo

    Isikan keterangan untuk ditampilkan pada laporan penjualan Anda.

    Product Name

    Isikan nama produk yang akan tercetak pada faktur (invoice) penjualan Anda. Jika produk sudah tercatat pada Jurnal, pastikan Anda mengetikan nama produk sesuai dengan yang tercatat pada Jurnal (spasi dan huruf besar/kecil harus sama). Jika tidak sesuai, maka sistem akan mencatatnya sebagai produk baru dan akan ditambahkan pada daftar produk.

    Description

    Isikan deskripsi mengenai produk (bila diperlukan).

    *Quantity

    Isikan jumlah barang yang terjual. Jika jumlah barang Anda dalam format decimal, gunakan titik (.) sebagai pemisah. Contoh: 12.5. (wajib diisi).

    Unit

    Isikan unit dengan satuan unit produk yang dibeli atau dijual.

    Contoh: Pcs, Lusin, Box.

    - Pastikan satuan unit sudah ada di produk.
    - Jika Anda mengimpor produk dan unit yang belum ada di Jurnal, maka sistem akan secara otomatis membentuknya menjadi produk dan unit baru.
    - Informasi yang dimasukan dalam template ini tidak bersifat case sensitif.
    Contoh: Pada informasi Produk A, satuan tercatat dengan unit "Pcs", tetapi Anda melakukan impor data dengan template yang berisi unit "PCS". Dengan demikian, maka transaksi yang tercatat dalam Jurnal akan mengikuti satuan default yang sudah ada lebih dulu, yaitu "Pcs".

    *Unit Price

    Isikan harga satuan produk tersebut (wajib diisi).

    Product Discount Rate(%)

    Diisi hanya jika produk diberikan diskon penjualan. Isikan dengan tambahan persentase di bagian belakang angka.

    Invoice Discount Rate (value or %)

    Diisi hanya jika terdapat diskon penjualan. Isikan dengan nominal atau presentase diskon total penjualan Anda. Pastikan nilai yang dimasukan sudah sesuai.

    Contoh: Pada kolom InvoiceDiscount(value or %) jika Anda ingin memasukan nilai dalam bentuk persentase, maka Anda harus memasukkan angka 10% (angka + simbol persen). Jika Anda hanya memasukan angka 10 (tanpa simbol persen), maka penawaran penjualan Anda akan terpotong Rp 10 (Rupiah atau mata uang yang digunakan).

    Tax Name

    Isikan nama pajak yang digunakan untuk setiap produk yang dijual.

    Tax Rate(%)

    Isikan persentase pajak jika produk yang dijual dikenakan pajak (jika telah mengisi TaxName). Isikan dengan tambahan persentase di bagian belakang angka.

    Shipping Fee

    Isikan harga jasa pengiriman produk Anda (jika ada).

    WitholdingAccountCode

    Isikan nomor akun yang digunakan pada pemotongan penjualan. Anda dapat gunakan titik koma (;) untuk memisahkan nomor akun pemotongan yang satu dan nomor akun pemotongan lainnya.

    WitholdingAmount(value or %)

    Masukkan pemotongan dalam bentuk nominal atau persentase. Anda dapat gunakan titik koma (;) untuk memisahkan nominal pemotongan yang satu dengan nominal pemotongan lainnya.

    Paid

    Isikan ‘Yes’ jika faktur penjualan Anda sudah dibayar lunas. Jika Anda mengisi ‘Yes’, maka kolom Payment Method dan Paid To Account Code juga harus diisi.

    Payment Method

    Isikan cara pembayaran oleh pelanggan Anda, contoh:Kas Tunai / Cek&Giro / Transfer Bank / Kartu Kredit. Kolom ini diisi jika Anda mengisi ‘Yes’ pada kolom Paid.

    Paid To Account Code

    Isikan nomor akun yang digunakan untuk mencatat pembayaran untuk invoice Anda dengan memberikan petik satu (‘). Contoh: ‘1-1000. Kolom ini diisi jika Anda mengisi ‘Yes’ pada kolom Paid.

    Pastikan nomor akun yang Anda masukkan bukanlah kepala akun di Jurnal

    Tags

    Isikan tag transaksi untuk mengelompokkan transaksi Anda. Misalnya, Project A. Anda juga dapat mengisikan lebih dari 1 tag dengan memberikan titik koma (;) sebagai pemisah antar tag. Contoh: Project A; Penjualan.

    WarehouseName

    Isikan nama gudang tempat penyimpanan produk.

    #currencycode

    Isikan dengan kode mata uang yang Anda gunakan (IDR atau USD).

Anda hanya dapat memiliki maksimal 500 baris produk dalam satu transaksi. Untuk menambahkan informasi, Anda juga dapat menggabungkan faktur melalui Join Sales Invoice/Join Purchase invoice.

  1. Lalu klik "Browse" untuk memilih file.

  2. Klik "Impor".

  3. Proses impor Anda sedang berlangsung, Anda akan mendapatkan notifikasi via email setelah proses selesai.

2. Menggunakan Template Sendiri

Jika Anda menggunakan template sendiri, ada sedikit perbedaan ketika Anda mengupload file tersebut (1.Menggunakan Template Sendiri, poin 5).

  1. Sebagai contoh, Anda memiliki template sendiri dimana terdapat data Nama Pelanggan, Nama Produk, Tanggal Invoice, Tanggal Jatuh Tempo, Nomor Faktur, Harga, dan Kuantitas. Lihat contoh berikut.
    17.png

  2. Kemudian, Anda bisa upload langsung file tersebut dengan mengklik menu Penjualan > tombol "Import" > klik "Choose File" untuk mengupload data Anda; kemudian, klik "Impor".

  3. Anda akan mengisi field-field sesuai dengan nama header kolom di template Anda. Pastikan Anda mengisi kolom wajib seperti Nama Pelanggan, Nama Produk, Tanggal Invoice, Tanggal Jatuh Tempo, Nomor Faktur, Cara Pembayaran, Harga, dan Kuantitas. Lengkapi data lainnya jika diperlukan. Jika sudah, klik "Impor" untuk melanjutkan.

  4. Jika data yang diimpor sudah berhasil, maka akan tampil gambar berikut.
    Image_006.png

Data Impor Lebih dari 50 Baris

  • Apabila Anda mempunyai cukup banyak data yang akan diimpor (lebih dari 50 baris), maka setelah melakukan upload file, layar proses impor Anda akan disembunyikan. Selanjutnya, akan tampil pop up informasi seperti pada gambar berikut. 
    mceclip10.png
    Dengan demikian, Anda dapat melakukan pekerjaan lainnya sambil menunggu proses impor yang sedang berlangsung.

    - Kondisi ini hanya berlaku untuk Tagihan Penjualan (Sales Invoice).
    - Jika data impor tidak mencapai 50 baris, proses impor akan berjalan seperti biasa.

  • Anda dapat memantau status proses impor Anda dari menu Notifikasi atau ikon lonceng yang berada di pojok kanan atas layar. 

  • Anda juga dapat melihat detail file yang Anda impor melalui submenu Impor & Ekspor di menu Daftar Lainnya.

  • Selain itu, Anda juga akan mendapat email notifikasi yang berisi informasi impor Anda. Apabila terdapat data yang tidak berhasil diimpor, Anda juga dapat melihat rinciannya pada email.

Demikian penjelasan mengenai cara mengimpor penagihan penjualan. Selanjutnya, pelajari cara mengimpor faktur pembelian, di sini.